Apr 082012
 

SURABAYA, kabarbisnis.com: BUMN konstruksi PT Pembangunan Perumahan (PP) Tbk tahun 2012 ini mulai melakukan pembangunan sedikitnya 15 proyek yang ada di Jawa Timur. Proyek tersebut diantaranya pelabuhan Teluk Lamong, gedung kampus, apartemen, dan sebagainya.

Head of Operation Division III PT PP (Persero) Tbk Lukman Hidayat mengatakan, Jawa Timur merupakan wilayah yang cukup gencar dalam membangun sejumlah proyek gedung dan infrastruktur. Kondisi itu tak lepas dari tingkat pertumbuhan ekonomi provinsi ini yang di atas nasional yang dicapai pada tahun 2011 lalu.

“Jatim dan Indonesia Timur cukup menggeliat pembangunan proyek konstruksi, baik milik swasta maupun pemerintah. Sebut saja pelabuhan Teluk Lamong dimana kita mulai mengerjakan proyek itu di tahun ini senilai Rp 800 miliar,” kata Lukman di Surabaya, Rabu (7/3/2012).

Selain Teluk Lamong, pihaknya juga mulai menggarap sejumlah proyek konstruksi di Surabaya dan Malang, diantaranya apartemen Educity Residence di kawasan Pakuwon City, apartemen The Square, auditorium Unair, kampus IAIN Sunan Ampel, RSUD dr Soetomo, dan sebagainya.

Secara nasional, tahun ini PP mendapat order pengerjaan sekitar 120 proyek, termasuk sebanyak 80 proyek lainnya yang merupakan kelanjutan proyek yang belum terselesaikan di tahun lalu. Dari keseluruhan proyek tersebut, sekitar 50-60 persen merupakan proyek high risk building, seperti gedung bertingkat, apartemen, jembatan, dan sebagainya.

“Total nilai proyek yang kita kerjakan di tahun 2012 sekitar Rp 18 triliun. Tahun lalu nilai total proyek PP sekitar Rp 13 triliun dengan jumlah mencapai 150 proyek di seluruh Indonesia. Ada juga beberapa proyek di luar negeri,” ungkap Lukman.

Diakuinya, untuk mendorong kinerja positif dari perusahaan BUMN ini, manajemen PP memang berupaya menargetkan pertumbuhan jumlah proyek termasuk nilai proyek minimal 15 persen di setiap tahunnya.

Dan untuk mencapai itu semua, selain peningkatan kualitas SDM, PP selalu menerapkan program inovasi dan efisiensi. Salah satu inovasi adalah program “green” di mana PP merupakan kontraktor pertama di Indonesia yang menerapkan konsep Green Contractor, sehingga dipercaya untuk membangun sejumlah gedung dengan konsep Green Building, di antaranya Kedutaan Singapura, Kedutaan Austria, FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Gedung Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Kantor Pusat Jasamarga, dan sebagainya. kbc7

Sumber : http://www.kabarbisnis.com/read/2828283, Rabu, 07 Maret 2012

Sorry, the comment form is closed at this time.

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.